Setiap konsumen biasanya memiliki beberapa channel (omnichannel marketing) yang dipakai untuk belanja, sehingga mengharuskan pebisnis menerapkan bisnisnya dengan cara lintas platform. Konsumen juga melakukan akses lintas platform untuk memastikan intergritas sebuah bisnis dan akses lintas platform akan membuat konsumen melakukan observasi dengan mudah, sehingga konsumen bisa belanja online dengan lebih aman.

Kini usaha offline atau konvensional memang kalah efektif dibandingkan dengan bisnis online, karena bisnis online memiliki pola pemasaran yang lebih luas. Melihat persaingan bisnis yang semakin ketat, maka banyak pengusaha yang menyadari pentingnya strategi omnichannel marketing dan untuk bisa sukses, maka ada beberapa langkah tepat untuk menerapkan omnichannel marketing.

1. Rencanakan Pengalaman

Sebelum anda menerapkan omnichannel marketing di bisnis anda, maka anda harus merencanakan dulu pengalaman berbelanja yang dilakukan konsumen. Pahami berbagai platform yang dilalui para konsumen sebelum melakukan transaksi. Anda juga harus menganalisa perilaku dari para konsumen, ketika mengakses sebuah platform.

2. Kembangkan Strategi

Ketika anda sudah memiliki data media sosial, data interaksi konsumen dengan brand dan perilaku para konsumen, maka anda bisa langsung memahami berbagai hal mengenai konsumen. Dengan data yang dimiliki, maka anda bisa membuat suatu konten yang isinya mengandung solusi sesuai tantangan atau permasalahan yang dihadapi.

3. Segmentasikan Audiens

Ketika anda sudah berhasil melakukan analisa data, maka anda bisa membuat segmentasi audiensnya dan anda bisa membagi segmentasi ke beberapa kategori. Setelah tersegmentasi, maka anda lebih mudah untuk membangun pengalaman yang spesifik dari tiap konsumen. Ketika segmentasi pelanggan jelas, maka strategi omnichannel marketing akan semakin efektif.

4. Fokus Pada Konsumen

Apabila anda ingin mendapatkan kesuksesan dalam jualan online, maka anda harus menempatkan konsumen sebagai hal yang paling utama dalam pembuatan perencanaan. Anda harus berfikir sebagai seorang konsumen saat merancang strategi omnichannel marketing dan dengan konsep ini, maka anda bisa mengembangkan bisnis dengan lebih optimal.

5. Bangun Konteks yang Tepat

Dalam menjalankan atau mengembangkan strategi omnichannel marketing, maka konteks merupakan salah satu bagian yang sangat penting. Apabila anda mengirimkan suatu pesan yang salah, maka strategi yang dijalankan tidak akan berjalan dengan baik. Pesan salah juga bisa membuat interaksi konsumen menjadi terhalang atau terhambat.

6. Tentukan Tools

Untuk melakukan implementasi strategi omnichannel marketing, maka anda bisa menggunakan tools yang sudah terotomasi. Pastikan memilih beberapa tools dan lakukan analisis, sebelum menentukan yang terbaik. Tools yang baik akan membantu anda dalam mensegmentasi konsumen, jadwalkan iklan dan mengukur tingkat efektivitasnya.

7. Lakukan Retarget

Konsumen yang baru pertama kali berinteraksi dengan sebuah brand, tentu belum pasti melakukan sebuah transaksi. Dengan memasang iklan promosi, maka bisnis anda akan lebih mudah untuk diingat dan dikenal. Semakin populer, maka semakin mudah untuk menghasilkan penjualan dan konsumen akan lebih percaya dengan profesionalitas bisnisnya.

8. Uji Coba Rutin

Ketika anda sudah memiliki beberapa strategi, maka anda bisa melakukan uji coba dan hasil ujicoba bisa dipakai untuk menentukan sebuah strategi terbaik. Uji coba harus dilakukan secara rutin, agar omnichannel marketing bisa berjalan dengan lancar. Dengan memanfaatkan strategi terbaik, maka bisnis anda akan lebih cepat untuk berkembang.

Bisnis Online Tanpa Modal

Pengguna Baru Selleri
Pengguna Baru Selleri

Setiap konsumen biasanya memiliki beberapa channel (omnichannel marketing) yang dipakai untuk belanja, sehingga mengharuskan pebisnis menerapkan bisnisnya dengan cara lintas platform. Konsumen juga melakukan akses lintas platform untuk memastikan intergritas sebuah bisnis dan akses lintas platform akan membuat konsumen melakukan observasi dengan mudah, sehingga konsumen bisa belanja online dengan lebih aman.

Kini usaha offline atau konvensional memang kalah efektif dibandingkan dengan bisnis online, karena bisnis online memiliki pola pemasaran yang lebih luas. Melihat persaingan bisnis yang semakin ketat, maka banyak pengusaha yang menyadari pentingnya strategi omnichannel marketing dan untuk bisa sukses, maka ada beberapa langkah tepat untuk menerapkan omnichannel marketing.

1. Rencanakan Pengalaman

Sebelum anda menerapkan omnichannel marketing di bisnis anda, maka anda harus merencanakan dulu pengalaman berbelanja yang dilakukan konsumen. Pahami berbagai platform yang dilalui para konsumen sebelum melakukan transaksi. Anda juga harus menganalisa perilaku dari para konsumen, ketika mengakses sebuah platform.

2. Kembangkan Strategi

Ketika anda sudah memiliki data media sosial, data interaksi konsumen dengan brand dan perilaku para konsumen, maka anda bisa langsung memahami berbagai hal mengenai konsumen. Dengan data yang dimiliki, maka anda bisa membuat suatu konten yang isinya mengandung solusi sesuai tantangan atau permasalahan yang dihadapi.

3. Segmentasikan Audiens

Ketika anda sudah berhasil melakukan analisa data, maka anda bisa membuat segmentasi audiensnya dan anda bisa membagi segmentasi ke beberapa kategori. Setelah tersegmentasi, maka anda lebih mudah untuk membangun pengalaman yang spesifik dari tiap konsumen. Ketika segmentasi pelanggan jelas, maka strategi omnichannel marketing akan semakin efektif.

4. Fokus Pada Konsumen

Apabila anda ingin mendapatkan kesuksesan dalam jualan online, maka anda harus menempatkan konsumen sebagai hal yang paling utama dalam pembuatan perencanaan. Anda harus berfikir sebagai seorang konsumen saat merancang strategi omnichannel marketing dan dengan konsep ini, maka anda bisa mengembangkan bisnis dengan lebih optimal.

5. Bangun Konteks yang Tepat

Dalam menjalankan atau mengembangkan strategi omnichannel marketing, maka konteks merupakan salah satu bagian yang sangat penting. Apabila anda mengirimkan suatu pesan yang salah, maka strategi yang dijalankan tidak akan berjalan dengan baik. Pesan salah juga bisa membuat interaksi konsumen menjadi terhalang atau terhambat.

6. Tentukan Tools

Untuk melakukan implementasi strategi omnichannel marketing, maka anda bisa menggunakan tools yang sudah terotomasi. Pastikan memilih beberapa tools dan lakukan analisis, sebelum menentukan yang terbaik. Tools yang baik akan membantu anda dalam mensegmentasi konsumen, jadwalkan iklan dan mengukur tingkat efektivitasnya.

7. Lakukan Retarget

Konsumen yang baru pertama kali berinteraksi dengan sebuah brand, tentu belum pasti melakukan sebuah transaksi. Dengan memasang iklan promosi, maka bisnis anda akan lebih mudah untuk diingat dan dikenal. Semakin populer, maka semakin mudah untuk menghasilkan penjualan dan konsumen akan lebih percaya dengan profesionalitas bisnisnya.

8. Uji Coba Rutin

Ketika anda sudah memiliki beberapa strategi, maka anda bisa melakukan uji coba dan hasil ujicoba bisa dipakai untuk menentukan sebuah strategi terbaik. Uji coba harus dilakukan secara rutin, agar omnichannel marketing bisa berjalan dengan lancar. Dengan memanfaatkan strategi terbaik, maka bisnis anda akan lebih cepat untuk berkembang.

Bisnis Online Tanpa Modal

Pengguna Baru Selleri
Pengguna Baru Selleri

Kolom komentar